Jumat, 20 Februari 2026
Tangerang, 14 Februari 2026 — Aula Saba Karya, Universitas Insan Pembangunan (UNIPI) Tangerang, pada Sabtu itu menjelma menjadi panggung keberanian generasi muda. Dalam gelaran perdana LEXTALK #1: Kompetisi Storytelling Hukum, sebelas peserta dari delapan sekolah menghadirkan cara baru berbicara tentang hukum—bukan dengan bahasa teknis, tetapi dengan narasi yang hidup, emosional, dan relevan dengan realitas sosial saat ini.
Acara yang diinisiasi oleh Fakultas Hukum dan English Club UNIPI ini membuktikan bahwa isu hukum bukan lagi ranah eksklusif ruang sidang. Melalui sudut pandang Gen Z, tema kekerasan, diskriminasi, hak asasi manusia, hingga kejahatan digital dihadirkan secara kritis namun komunikatif. Para peserta menunjukkan bahwa literasi hukum dapat tumbuh dari pengalaman sehari-hari, media sosial, dan lingkungan yang dekat dengan mereka.
Delapan sekolah yang berpartisipasi adalah SMK Kharisma Panongan, SMK Yuppentek 5, SKB 23 Cideng Jakarta Pusat, SMKN 7 Kabupaten Tangerang, SMAN 13 Kabupaten Tangerang, SMKN 8 Kabupaten Tangerang, SMA Gyokai Indonesia Kompeten, dan SMKN 12 Kabupaten Tangerang.
Para peserta mengangkat beragam isu dengan pendekatan yang kuat:
Ayu Siti Muawanah dan Rofi Althof membahas kekerasan dan perlindungan anak.
Takumi Ryu Braveian serta Alya Shifa Kirana mengulas problem kekerasan digital di era siber.
Ikhsan Nurhadiyanto, Nayla Alfara Fisah, dan Setya Rianti menyoroti diskriminasi dan hak asasi manusia.
Dinda Rania Az Zahra mengupas isu kekerasan seksual dengan keberanian dan empati.
Azya Ramadhinda menyampaikan urgensi perlindungan anak dalam perspektif remaja urban.
Seluruh peserta tampil percaya diri menggunakan Bahasa Inggris, menghadirkan storytelling yang tidak hanya kritis, tetapi juga menawarkan solusi seperti literasi digital, keberanian melapor, empati sosial, serta penguatan regulasi yang berpihak pada korban.
Pemenang Lomba & Penilaian Kompetitif
Penilaian dilakukan oleh dua juri ahli dari bidang hukum dan bahasa, yaitu Bapak Kiki Arde, S.H., M.H. dan Ibu Eva Agistiawati, S.S., M.Pd..
Para juara LEXTALK #1 adalah: • Juara 1: Alya Shifa Kirana – SMK Yuppentek 5 • Juara 2: Ikhsan Nurhadiyanto – SMAN 13 Kabupaten Tangerang • Juara 3: Dinda Rania Az Zahra – SMKN 7 Kabupaten Tangerang
Kompetisi berjalan ketat, memperlihatkan bahwa kualitas argumentasi dan public speaking para peserta berada di level yang membanggakan.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Istajib Kulla Himmy Azz, S.ST., M.M., yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya ruang kolaboratif bagi pelajar untuk mengenal hukum secara lebih dekat.
Dukungan juga diberikan oleh Dekan Fakultas Hukum, Dr. Dhaniel Hutagalung, S.H., S.E., M.H., M.Si., serta pembina English Club, Gusli Chidir, S.E., M.M. Ketua pelaksana, Shinnichi Vega Kimirossi, menegaskan bahwa LEXTALK dirancang sebagai jembatan antara siswa SMA/SMK dengan dunia akademik UNIPI, khususnya Fakultas Hukum yang menawarkan pendekatan humanis dan kontekstual dalam mempelajari hukum.
LEXTALK #1 membuktikan bahwa hukum tidak harus disampaikan melalui bahasa yang rumit. Ketika dibungkus dalam storytelling yang jujur, relevan, dan dekat dengan pengalaman remaja, hukum justru menjadi alat refleksi dan perubahan sosial. Generasi Z hari itu menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar penonton perkembangan isu hukum—mereka adalah suara baru yang layak dipertimbangkan.
Dengan antusiasme dan kualitas peserta tahun ini, LEXTALK ditargetkan menjadi agenda tahunan UNIPI yang lebih besar dan berdampak.
Informasi terbaru dari semua fakultas.
Mari, tunggu apa lagi, pendaftaran lebih awal akan mendapatkan potongan biaya kuliah. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Mari bergabung dan raih sukses bersama kami.