Rabu, 11 Februari 2026
Jakarta — Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) berpartisipasi aktif dalam ThinkTNE Forum 2026 yang diselenggarakan oleh British Council pada 4 Februari 2026 di Universitas Prasetiya Mulya, Jakarta. Forum ini merupakan bagian dari rangkaian East Asia Education Week 2026 yang mengusung tema “Multilateral Partnerships in Transnational Education (TNE)”.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pemimpin pendidikan tinggi, pembuat kebijakan, dan praktisi akademik dari berbagai negara, khususnya dari Inggris dan kawasan Asia Timur. Forum ini menjadi ruang dialog strategis mengenai evolusi pendidikan transnasional, dinamika geopolitik, hingga perubahan ekspektasi mahasiswa internasional dalam lanskap global.
Rektor UNIPI, Prof. Dr. Francisca Sestri, mengungkapkan bahwa undangan forum ini disampaikan melalui koordinasi Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Prof. Stella Christie, yang melibatkan pimpinan perguruan tinggi negeri maupun swasta di bawah koordinasi LLDIKTI.
“Informasi terbatas dari Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., langsung disampaikan kepada para pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di wilayah Jawa Barat dan Banten, termasuk UNIPI,” ujar Prof. Francisca.
Dalam kesempatan tersebut, UNIPI diwakili oleh Dewiana Novitasari, S.E., M.Si., DBA dan Shofwatun Hasna, S.Pd., M.Sc, yang mengikuti berbagai sesi strategis bersama pemimpin pendidikan tinggi dan pembuat kebijakan internasional.
Forum ThinkTNE 2026 dibuka oleh H.E. Professor Brian Yuliarto, Ph.D., Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan tinggi, riset, dan inovasi.
Sementara itu, H.E. Professor Stella Christie, Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, menekankan pentingnya ekosistem pendidikan tinggi yang berbasis sains serta kemitraan lintas negara untuk meningkatkan daya saing global perguruan tinggi Indonesia.
Berbagai sesi diskusi dalam forum menyoroti:
perkembangan Transnational Education (TNE),
tantangan geopolitik dan ekonomi global,
perubahan kebutuhan dan ekspektasi mahasiswa internasional,
pentingnya kemitraan multilateral yang berkelanjutan dalam memperkuat reputasi akademik,
keterkaitan pendidikan tinggi dengan graduate employability.
Salah satu poin utama adalah bagaimana faktor seperti academic reputation dan employer reputation menjadi penentu penting dalam pemeringkatan universitas dunia—yang dapat diperkuat melalui kolaborasi internasional yang bermakna.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., juga menyampaikan bahwa keikutsertaan PTS dari Jawa Barat dan Banten menegaskan dukungan terhadap agenda internasionalisasi pendidikan tinggi Indonesia.
“Ini merupakan komitmen bersama untuk mendorong pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing global,” ujarnya.
Wakil Rektor III UNIPI, Dr. Istajib Himmy Kulla, S.ST., M.M., menegaskan bahwa ThinkTNE Forum menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring internasional UNIPI dan memperkuat kesiapan kampus dalam menghadapi dinamika global pendidikan tinggi.
“Partisipasi UNIPI dalam ThinkTNE Forum 2026 menunjukkan keseriusan kami dalam mendorong internasionalisasi kampus. Forum ini memberikan wawasan baru terkait model kemitraan global yang modern, inklusif, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas akademik serta pengalaman belajar mahasiswa,” ujar Dr. Istajib.
Melalui keikutsertaan aktif dalam ThinkTNE Forum 2026, UNIPI berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan model kemitraan transnasional yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi UNIPI dan Indonesia dalam peta pendidikan tinggi internasional.
Informasi terbaru dari semua fakultas.
Mari, tunggu apa lagi, pendaftaran lebih awal akan mendapatkan potongan biaya kuliah. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Mari bergabung dan raih sukses bersama kami.