Jumat, 30 Oktober 2026
Jakarta, 28 Oktober 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, GK Center yang dipimpin oleh Kelik Wirawan menggelar kegiatan Diskusi Santai bertema “Inovasi Tanpa Batas, Ekonomi Indonesia Naik Kelas” di Noble House, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang diskusi dan silaturahmi untuk memperkuat gagasan, inovasi, serta kolaborasi dalam mendorong kemajuan ekonomi Indonesia.
Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah tokoh dan kader berprestasi dari lembaga yang berada dalam naungan maupun binaan GK Center. Selain menjadi forum bertukar gagasan mengenai tantangan ekonomi nasional, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang reuni dan mempererat hubungan antaranggotanya. Pimpinan GK Center, Kelik Wirawan, menyampaikan bahwa para pembicara yang hadir merupakan kader-kader berprestasi dari lembaga yang dipimpinnya. Pertemuan ini diharapkan tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga menghasilkan pemikiran dan gagasan konstruktif untuk mendukung kemajuan ekonomi Indonesia.
Salah satu pembicara dalam diskusi tersebut adalah Asst. Prof. Dr. Gema Merdeka Goeyardi, S.E., M.M., ATP, CAT, CFTe, MFTA, MCFI, yang dikenal sebagai Gema Goeyardi. Ia merupakan seorang pengusaha atau tradepreneur, pakar finansial, akademisi, sekaligus pilot profesional asal Indonesia.
Dalam paparannya, Prof. Gema menekankan bahwa upaya membawa Indonesia naik kelas harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pendidikan karakter memiliki peran mendasar dalam membentuk generasi yang unggul, dan proses tersebut perlu dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Ia juga menyoroti pentingnya peran orang tua, khususnya generasi Baby Boomer, dalam memberikan ruang, kepercayaan, serta kesempatan kepada generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi. Di tengah perubahan zaman, setiap generasi perlu membangun hubungan yang saling mendukung, terbuka terhadap gagasan baru, dan terus belajar. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci untuk menghadapi perkembangan teknologi, perubahan dunia usaha, dan dinamika ekonomi global. Dengan SDM yang berkarakter, berpengetahuan, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat, Indonesia akan memiliki fondasi yang lebih kuat untuk meningkatkan daya saingnya.
Rektor Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) Tangerang, Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri G., M.M., yang juga merupakan Tim Pengarah GK Center serta Sekretaris Jenderal Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER), turut menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut. Pada kesempatan yang sama, Prof. Francisca juga bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi.
Dalam pemaparannya, Prof. Francisca menyampaikan bahwa Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi yang kuat. Namun, potensi tersebut perlu didukung oleh kemampuan para pelaku usaha untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, serta menyesuaikan strategi bisnis dengan perkembangan kondisi ekonomi nasional dan global. Ia mengutip sejumlah indikator ekonomi, termasuk data pertumbuhan ekonomi dan penyaluran kredit pada sektor-sektor produktif, sebagai gambaran mengenai potensi yang masih dapat dikembangkan. Berdasarkan data yang disampaikan dalam diskusi, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 4,9–5,1%, sementara penyaluran kredit pada sektor industri pengolahan serta perdagangan dan transportasi menunjukkan peluang untuk terus mendorong aktivitas ekonomi.Menurut Prof. Francisca, tantangan geopolitik dan kondisi ekonomi global yang belum stabil tidak seharusnya membuat pelaku usaha berhenti berkembang. Sebaliknya, situasi tersebut perlu menjadi momentum untuk mengevaluasi cara kerja, meningkatkan efisiensi, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah. “Para pelaku usaha harus terus berinovasi dalam cara kerja agar Indonesia dapat naik kelas, meskipun kondisi geopolitik dan ekonomi global masih menghadapi berbagai tantangan,” demikian inti pesan yang disampaikan Prof. Francisca dalam diskusi tersebut.
Diskusi ini juga menghadirkan Prof. Dr. Ir. Dadan Umar Daihani, DEA, sebagai salah satu narasumber. Prof. Dr. Ir. Dadan Umar Daihani, DEA, Guru Besar Teknik Industri Universitas Trisakti sekaligus staf pengajar Lemhanas RI, menegaskan bahwa Indonesia perlu meningkatkan kemampuan inovasi, penguasaan teknologi, dan daya saing untuk menjadi bangsa yang lebih maju.
Menurut Prof. Dadan, Indonesia naik kelas ketika mampu bertransformasi dari pengguna menjadi pencipta, dari pasar menjadi pemain, serta berperan aktif dalam menentukan arah perubahan dunia. “Indonesia naik kelas ketika kita tidak lagi sekadar menjadi pengguna, tetapi menjadi pencipta; tidak hanya menjadi pasar, tetapi menjadi pemain; dan tidak sekadar mengikuti perubahan dunia, tetapi turut menentukan arah perubahan,” ungkapnya.Diskusi Santai GK Center ini menjadi momentum untuk mempertemukan gagasan dari berbagai latar belakang keahlian, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pendidikan karakter, finansial, hingga strategi inovasi bisnis.
Semangat Hari Sumpah Pemuda yang mengedepankan persatuan dan kontribusi generasi bangsa menjadi relevan dengan upaya membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat. Sinergi antara generasi senior dan generasi muda, dunia pendidikan, serta para pelaku usaha diharapkan dapat melahirkan gagasan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui forum ini, GK Center mendorong pentingnya membangun budaya belajar, beradaptasi, dan berinovasi secara berkelanjutan. Kolaborasi lintas generasi dan lintas sektor diharapkan mampu memperkuat daya saing pelaku usaha sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Partisipasi Prof. Francisca Sestri dalam kegiatan ini juga mencerminkan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam ruang dialog bersama para pemangku kepentingan. Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga dalam mengembangkan pemikiran, memperluas jejaring kolaborasi, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan ekonomi bangsa. Dengan semangat inovasi tanpa batas, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif untuk memperkuat optimisme, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong Indonesia menjadi negara yang semakin kompetitif di tengah perubahan dunia.
Informasi terbaru dari semua fakultas.
Mari, tunggu apa lagi, pendaftaran lebih awal akan mendapatkan potongan biaya kuliah. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Mari bergabung dan raih sukses bersama kami.