Rabu, 21 Oktober 2026
TANGERANG, 20 Oktober 2026 – Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) kembali menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan institusi pemerintahan. Kali ini, dosen UNIPI, Dr. Masduki Asbari, S.T., S.M., M.M., dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Public Speaking bagi anggota Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bagian Perencanaan Polresta Tangerang tersebut berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertempat di Aula Parama Satwika, Polresta Tangerang, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kompetensi komunikasi personel kepolisian, terutama dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang semakin profesional, komunikatif, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, dan pembacaan doa. Selanjutnya, Wakapolresta Tangerang, Kombespol Christian Aer, S.H., S.I.K., memberikan sambutan sebelum pelaksanaan sesi pelatihan.
Kehadiran akademisi UNIPI sebagai narasumber merupakan tindak lanjut dari surat resmi Kapolresta Tangerang Nomor B/1144/X/DIK.2.6./2026 tertanggal 16 Oktober 2026 tentang permohonan narasumber pelatihan peningkatan kemampuan public speaking.
Dalam konteks pelayanan publik, kemampuan berbicara bukan semata-mata keterampilan menyampaikan informasi, melainkan juga kemampuan membangun kepercayaan, menunjukkan empati, serta menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Terlebih bagi personel kepolisian yang berinteraksi langsung dengan warga, keterampilan komunikasi menjadi salah satu kompetensi penting dalam membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Pelatihan public speaking ini diarahkan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya komunikasi yang efektif, persuasif, dan berempati dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Pendekatan pembelajaran menekankan bahwa keberhasilan komunikasi tidak hanya ditentukan oleh apa yang disampaikan, tetapi juga bagaimana pesan diterima, dipahami, dan dirasakan oleh masyarakat.
Salah satu pesan utama yang relevan dengan pelatihan ini adalah:
“Sukses di Depan Massa, Berjaya di Masa Depan!”
Pesan tersebut merepresentasikan pentingnya keberanian, kepercayaan diri, dan keterampilan berkomunikasi sebagai modal profesional dalam menjalankan tugas serta membangun hubungan sosial yang produktif.
Bagi anggota kepolisian, kemampuan berbicara secara jelas, santun, dan meyakinkan memiliki nilai strategis, terutama ketika memberikan edukasi kepada masyarakat, menyampaikan imbauan kamtibmas, menangani keluhan warga, maupun menjelaskan prosedur pelayanan kepolisian.
Dengan demikian, public speaking tidak hanya dipahami sebagai keterampilan tampil di depan audiens, tetapi juga sebagai instrumen membangun hubungan yang konstruktif antara kepolisian dan masyarakat.
Penguatan kompetensi komunikasi juga sejalan dengan tuntutan transformasi pelayanan publik yang semakin mengedepankan pendekatan humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam praktik pelayanan, petugas tidak cukup hanya menguasai prosedur operasional dan ketentuan administratif. Mereka juga perlu memiliki kecakapan sosial (social skills) untuk mendengarkan, memahami situasi, mengelola emosi, serta memberikan respons yang menenangkan dan solutif.
Komunikasi yang efektif diharapkan mampu mengurangi kesalahpahaman, meningkatkan kualitas interaksi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Oleh karena itu, pengembangan kemampuan public speaking menjadi bagian penting dari investasi sumber daya manusia dalam mewujudkan aparatur yang profesional, adaptif, dan memiliki sensitivitas sosial.
Keterlibatan dosen UNIPI dalam kegiatan pelatihan di lingkungan Polresta Tangerang menjadi salah satu wujud kontribusi keilmuan perguruan tinggi bagi pengembangan kompetensi aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sinergi antara dunia akademik dan institusi kepolisian memiliki arti strategis dalam menjembatani pengetahuan teoretis dengan kebutuhan praktis di lapangan.
Melalui kegiatan semacam ini, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia serta transformasi kelembagaan.
Kolaborasi lintas institusi tersebut sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang menekankan pentingnya kebermanfaatan ilmu pengetahuan bagi kehidupan sosial.
Kegiatan pelatihan yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab ini diharapkan memberikan penguatan kompetensi komunikasi bagi personel Polresta Tangerang, sehingga dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Informasi terbaru dari semua fakultas.
Mari, tunggu apa lagi, pendaftaran lebih awal akan mendapatkan potongan biaya kuliah. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Mari bergabung dan raih sukses bersama kami.