Rabu, 02 September 2026
TANGERANG – Universitas Insan Pembangunan Indonesia (UNIPI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan wawasan, kompetensi, dan daya saing mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Umum Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 yang dilaksanakan pada 1 September 2026.
Mengusung tema “Peran Anak Muda dalam Mencapai Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif dari dunia pendidikan, generasi muda, dan industri, yakni Puteri Indonesia Pendidikan 2026 sekaligus Delegasi Indonesia pada Miss Charm 2026, =b>Gisela Belicia Alma Thesalonica Silalahi (Gisela Thesa) serta Kepala KCP Cilandak KKO Bank BCA, Jujianah.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya UNIPI menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga memperkaya mahasiswa dengan wawasan praktis, pengalaman profesional, karakter kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan persaingan global.
Rektor Universitas Insan Pembangunan Indonesia, Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri Goestjahjanti, M.M., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi bagian dari kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik yang baik. Mereka juga harus memiliki karakter kuat, kreativitas, kemampuan beradaptasi, penguasaan teknologi, serta keberanian untuk berinovasi.
“Mahasiswa tidak cukup hanya pintar secara akademik. Mereka harus menjadi SDM yang unggul, adaptif, kreatif, inovatif, dan berkarakter kuat. Mereka harus siap menjadi pemimpin, pencipta lapangan kerja, sekaligus agen perubahan yang membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.”
Prof. Francisca menambahkan bahwa perkembangan teknologi dan persaingan global berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, mahasiswa UNIPI didorong untuk terus mengembangkan kompetensi dan tidak berhenti belajar agar mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIPI, Dwi Ferdiyatmoko Cahya Kumoro, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa transformasi pendidikan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan tantangan masa depan.
Mahasiswa, menurutnya, perlu membangun kemampuan berpikir kritis, menguasai teknologi, memperkuat kemampuan komunikasi dan kolaborasi, serta memiliki mental yang tangguh.
Dalam kesempatan tersebut, Gisela Thesa memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak takut mempelajari hal-hal baru.
Ia menekankan bahwa generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan masa depan bangsa. Kemampuan beradaptasi, kemauan belajar, serta pemanfaatan teknologi secara positif menjadi bekal penting untuk menghadapi perubahan zaman.
“Jangan pernah lelah belajar, terus tingkatkan kemampuan, dan jangan takut mencoba hal-hal baru. Masa depan akan dimenangkan oleh mereka yang mampu beradaptasi dan terus berkembang,” pesan Gisela kepada mahasiswa UNIPI.
Selain menghadirkan perspektif dari generasi muda, kehadiran Bank BCA melalui Jujianah memberikan warna tersendiri dalam kegiatan kuliah umum. Mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya kesiapan menghadapi dunia profesional, membangun kompetensi, serta memahami kebutuhan dan tantangan dunia kerja di era transformasi digital.
Kolaborasi antara UNIPI, Puteri Indonesia Pendidikan, dan BCA ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan, generasi muda, dan dunia industri dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Melalui Kuliah Umum Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, UNIPI berharap mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga memperoleh motivasi untuk terus berkembang, membangun karakter, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Informasi terbaru dari semua fakultas.
Mari, tunggu apa lagi, pendaftaran lebih awal akan mendapatkan potongan biaya kuliah. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini. Mari bergabung dan raih sukses bersama kami.